RSS Feed

Menunggu satu CINTA . . .

Posted on

Topik di atas terkesan bodoh nggak sih?! Menunggu satu Cinta?! malah kaya judul Film pa judul Novel aja ya hahahaha… Eh tapi ya sebagian orang yang memang terlalu dalam memaknai cinta, sepertinya bakal rela dan akan terus menunggu.. sebosan apapun, selama apapun, walo pun itu juga belom pasti dapet, bakalan di tunggu pokoknya… meskipun juga yang di tunggu sudah memilih cinta lain, tetep aja gak peduli dan berharap ada keajaiban dari proses menunggu itu.. (bodoh atau perlu di acungi jempolkah orang2 seperti itu?!)

Pasti banyak dari kita yang pernah mengalami proses menunggu.. aku juga pernah merasa seperti itu, menunggu sesuatu yang nggak pasti, selama apapun semenyakitkan bagaimanapun, selama masih kuat menunggu akan terus menunggu, walo gak tau usaha menunggu itu akan membuahkan hasil atau akan membuang2 waktu.. (Kalo aku pribadi sih akhirnya menyerah, karena merasa lelah dan gak pasti, lalu memulai membuka mata dan membuka hati, jadi gak buang2 waktu hahahaha)

Mengamati kisah para temans ternyata gak sedikit dari temans yang rela menunggu, walo bisa dikatakan menunggu sesuatu yang nggak pasti (menurutku). Bermodalkan rasa percaya, dan yakin bahwa suatu saat akan membuahkan hasil yang sesuai keinginan, mereka dengan sabar terus bertahan untuk menunggu satu cinta yang memang mereka yakini.. Memang sih ada pepatah dan di injil jg ada dibilang kalau kita yakin, maka kita akan mendapatkan apa yang kita ingini (aku juga percaya, tapi ya gak 100%, karna aku gak dapet hehe ato aku yg kurang sabar dan kurang lama menunggu ya?!)

Beberapa kali (mungkin bisa di bilang sering) kami (aku dan temans) berbagi mengenai masalah menunggu satu cinta. Kami berbagi mulai dari yang menceritakan menunggu yang membuahkan hasil – menunggu yang melelahkan dan menyerah – menunggu yang membosankan tapi tetap bertahan, dan saling minta pendapat mengenai pertanyaan “haruskah aku menunggunya?” ; “berapa lama lagi aku harus menunggu?”; “salahkah kalo aku terus menunggunya?” ; sampai liriknya Sheila on 7 “seberapa pantaskah dia untuk ku tunggu?” hmm… menunggu

Waktu kita (aku dan salah seorang teman) sharing mengenai itu temanku sempat melontarkan pertanyaan seperti di atas “Rin, menurutmu aku salah nggak sih kalo terus menunggu dan berharap dengannya?” hmmm… kalo boleh jujur saat itu aku akan bilang “gak sah berharap dengannya, kmu tuh dah nggak ada harapan!” tapi gak mungkin aku bilang gtu, gak tega hhehe dan aku menjawab pertanyaannya itu dengan pertanyaan hehehe “menurutmu sendiri, bakal sia2 nggak kamu menunggu dia? bisa kasih alasan gak kenapa kamu tetap mau bertahan meski kamu udah tau siapa dia, bagaimana dia, ada harapan nggak kira2 buat kamu?” dasar ayin, di tanya 1 pertanyaan jawabnya mlah dengan beribu pertanyaan hihihi dan pertanyaan itu membuat temanku terdiam sejenak lalu dia berkata “sepertinya dia memberiku harapan”  bertahun-tahun menunggu hanya diberikan secuil harapan, namun tidak pernah ada kepastian. Temanku kembali bertanya “Rin, menurutmu aku jahat ya? aku tega ya merusak hubungan orang?aku ini ibarat penjahat ya?” dan aku sedikit tertawa, ternyata dia menunggu Cinta yang sudah menjadi milik orang lain, namun yang di tunggunya memberikan harapan semu, membuat temanku selau setia menunggu walau sakit, membuat temanku merasa terbang walo sekejap. Aku bilang padanya “menurutku kamu lebih baik menyerah untuk mendapat yang lebih baik, karna masih banyak ikan di laut” lalu ku lanjutkan “menurutku kamu memang sedikit keterlaluan, tapi belum tentu juga seorang penjahat, bisa jadi kamu hanya korban dari penjahat yang bermain cantik” dan temanku dengan ada perasaan menyesal bilang “tapi mereka sudah berakhir” dan berakhirnya hubungan itu membuat temanku semakin semangat menunggu, sedikit berharap akan memulai hal baru dengan Cinta yang di tunggunya..

“itu semua kembali ke kamu, kalu mau memulai silahkan, tapi jangan sakit hati kalo cintamu akan meninggalkanmu dengan orang lain yang juga sudah menunggunya” dan perkataanku membuat temanku makin pusing dengan pikirannya, makin tidak menentu dengan perasaannya, makin bingung dengan langkahnya haruskah terus menunggu atau melepaskannya ?! Aku gak tau akhirnya temanku tetap bertahan atau memilih jalan lain, namun yang aku tau pasti temanku menunggu hal yang semu..

Satu Cinta yang ditunggunya kini sudah memilih Cinta lain bukan temanku ataupun cinta lamanya…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: