Pengumpan RSS

Dimanfaatkan itu tidak buruk

Posted on

Aku mencoba mengubah pola pikirku nie..

Dari dulu sampai sekarang aku punya cita-cita bisa berguna dan bermanfaat untuk orang lain, lebih-lebih orang yang aku sayangi, siapa aja? Banyakkkk hehehe

Tapi ya, aku tuh sampai kemarin masih belum tau harus berbuat apa yang bermanfaat untuk orang lain? Sering-sering malah aku merasa diri kalo aku tuh orang yang gak berguna dan sering kali menyusahkan orang lain. Itu karena aku merasa aku sering membuat mereka kecewa, jauh banget dari cita-citaku, bukannya bermanfaat tapi malah menyusahkan ya?

Aku  selalu juga bilang aku membantu dengan iklas saat orang-orang yang aku sayang datang padaku untuk meminta sedikit bantuanku, tapi disaat orang yang aku sayang itu menghilang dan tidak lagi ingat padaku di kebahagiaannya aku sering kali kecewa sendiri dan mbatin “gitu ya? Giliran susah aja ingat aku, giliran seneng, aku dilupakan” hmmm… berarti aku gak iklas kan ya? Aku bohong kan ya kalo aku bilang aku selalu iklas membantu? Huehehehehe maaf saya khilaf xixixi

Dan aku sadar diri kalo aku sering kali merasa kebaikanku hanya dimanfaatkan oleh orang-orang yang berkepentingan, mirisnya lagi kalo itu dilakukan orang-orang  yang aku sayang. Maksudnya gini, misalkan saja si X selalu saja berbuat baik pada ku, dan baiknya baik banget… setelah itu dibaliknya ternyata ada udangnya (dibaca : maksud tersembunyi), dan setelah si X tidak lagi berkepentingan  sama aku dia akan bersikap yang bertolak belakang (bisa ngerti kan ya maksud aku?! Hehe agak mbulet nie), dan mungkin bodohnya aku, aku nyadar kalau aku dimanfaatkan dan aku tidak suka dimanfaatkan, tapi aku selalu saja mengulanginya yang ujung-ujungnya aku sendiri yang uring-uringan.

Bodo banget sihhhh…?! Kenapa selalu mengulang kesalahan yang sama?! Mau-maunya dimanfaatkan dan dipermainkan?! Gak sedikit sih yang berkomentar seperti itu ke aku, dan menganggap aku orang yang PAYAHHHH!!!!

Dan laluuuu…  kemarin sore ada kata-kata indah yang mengingatkan aku sama cita-citaku semula dan juga mengubah pola pikirku, gini kalimat itu :

Jangan tersinggung kalau dimanfaatkan; bahkan Tuhan mensyaratkan, bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama……

….Mulailah dengan menjadi penyebab kebahagiaan orang, setelah itu baru menjadi penyebab tercerahkannya kehidupan orang.

Kalimat itu aku dapat sewaktu nonton Mario Teguh Golden Ways (MTGW).

Seakan-akan kalimat itu menghipnotis aku *lebay*

Aku jadi flash back ke yang sudah berlalu hehehe dan berpikir…

Berarti sebenarnya aku sudah bermanfaat untuk orang lain dong, yak an? Tapiiii itu kalau aku iklas melakukannya…

Sayangnya aku dulu sering merasa tersinggung kalau tau dimanfaatkan.

Berarti senbenarnya aku juga sudah pernah dong ambil bagian dalam kebahagiaan orang lain? Cuma aku saat itu melihat dari sisi yang berbeda saja…

Kalau gitu, biarlah orang mengatakan aku bodoh atau payah.. karena sebenaranya kalau kita mau bersyukur ada sensasi tersendiri saat kita menjadi orang bodoh atau payah untuk kebahagiaan orang lain (membantu orang lain), lha koq jadi sampe bersyukur? Ada hubungannya ya? Hohoho ada kayanya

Dan sebetulnya ini yang aku cari…

Ini yang aku mau..

Bermanfaat untuk orang lain dan menjadi berkat untuk mereka

😀 *senyum lebar*

Iklan

4 responses »

  1. salam zsyupeeeeee!!!!!! #sepak bim2

    Balas
  2. kalo dimanfaatkan gitu, emang ngeselin kok yiin.. 😀
    temenku pernah bilang :
    “kalo emang ikhlas, ya lakukan. kalo engga, ya ga usah
    ga usah ngitung2 dulu untung ruginya
    toh ntar ada balasannya”

    gituu 😀

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: